Zeropain TVC

Pada Bagian Mana Zeropain Gel Bekerja?

Zeropain Gel membantu meredakan :

  • Nyeri Punggung
    Nyeri punggung bawah dan sakit leher
  • Nyeri otot
    Migren, nyeri bahu, nyeri lengan, nyeri pinggul dan nyeri pada kaki
  • Nyeri sendi
    Rematik pada bahu, sikut, pergelangan tangan, jari-jari, pinggul, lutut dan pergelangan kaki
  • Nyeri akibat cedera saat berolahraga
    Cedera pada ligamen dan kram otot

Bagaimana Zeropain Gel Bekerja?

Pada setiap gram Zeropain Gel terkandung 55 mg Menthol dan 100 mg Methyl Salicylate yang mampu membantu mengurangi rasa sakit pada otot dan meminimalisasi terjadinya kram.

Bagaimana Aturan Pakai Zeropain Gel?

Semudah mengoleskan atau memijatkan Zeropain Gel pada bagian yang sakit secukupnya.

Tapi ingat, Zeropain Gel hanya untuk pemakaian luar dan jangan digunakan pada luka terbuka.

Note: * Wajib diisi

Zeropain Gel mudah digunakan dan mampu meredakan nyeri dan rasa sakit otot akibat olahraga, keseleo, memar atau nyeri punggung, pegal dan linu, leher terasa kaku maupun terkilir.

Kehangatan Zeropain Gel yang tahan lama dan tidak lengket akan mendukung Anda tetap beraktifitas dan meraih sukses tanpa terganggu nyeri otot dan cedera.

Dengan Zeropain Gel Anda dapat tetap beraktifitas serta meraih kesuksesan tanpa terganggu nyeri otot dan cedera.

KRAM atau CEDERA OTOT

Apa itu kram otot?

Kejadian saat otot dirasakan menegang secara tiba-tiba, seolah ditarik dengan sangat kuat. Rasa nyeri tak tertahankan selama beberapa detik hingga beberapa menit, kemudian mereda.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum membahas kram otot. Ada dua jenis pergerakan otot:

  1. Pergerakan otot dinamis terjadi saat otot-otot panjang (seperti yang terdapat di tungkai dan lengan)  menegang dan berkontraksi, seiring dengan mengulur atau melenturnya sendi tubuh. Intinya, pergerakan otot dinamis lebih dikarenakan tubuh kita hampir secara keseluruhan memang sedang bergerak.
  2. Pergerakan otot statis terjadi saat sendi-sendi tubuh tidak bergerak, namun ada satu atau beberapa otot menegang, misalnya saat mempertahankan posisi setengah jongkok, atau posisi tubuh menahan satu ruas otot atau lebih dalam keadaan menegang. Biasanya kejang atau kram otot terjadi pada saat pergerakan otot statis ini. Kram otot terjadi saat otot "dipaksa" berkontraksi dan menegang selama beberapa saat. Umumnya, kondisi ini tidak berlangsung lama, antara beberapa detik hingga 15 menit saja.

Mengapa bisa terjadi kram otot?

  1. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit untuk menggerakkan otot. Tubuh kita memerlukan elektrolit, terutama kalium dan natrium. Saat berolahraga, tubuh akan kehilangan cairan sekaligus elektrolit, sehingga timbullah kejang atau kram otot. Selain olahraga, cuaca panas juga membuat seseorang lebih cepat berkeringat, sehingga cairan dan elektrolit yang terbuang semakin banyak. Itu sebabnya, orang yang tinggal di lingkungan panas lebih rentan mengalami kram otot dibandingkan yang tinggal di lingkungan dingin, meskipun aktivitas fisik mereka sama.
  2. Kurang pemanasan. Tidak hanya udara panas, udara dingin juga bisa mengakibatkan kram otot saat beraktivitas, karena otot cenderung kaku saat udara dingin. Sebaiknya lakukan pemanasan sebelum beraktivitas untuk mengendurkan otot, sehingga tidak mengalami kekejangan atau kram otot.
  3. Keletihan otot. Jika Anda terlalu banyak memberikan tekanan fisik di otot, misalnya pada saat berolahraga dengan intensitas tinggi, otot juga akan menjadi letih, sehingga timbullah kram otot. Berbaring atau duduk di posisi yang tidak biasa untuk jangka waktu yang lama juga bisa menyebabkan otot letih.

PEGAL DAN LINU

Apa itu pegal dan linu?

Pegal dan linu merupakan kondisi ketika badan merasakan ketegangan dan ber kurangnya fleksibilitas kinerja persendian. Hal ini menyebabkan badan terasa kaku atau pegal dan membuat badan menjadi kurang fit. Biasanya pegal dan linu dirasakan di daerah tulang, sendi dan otot. Pada kasus lain, pegal dan linu merupakan penyakit degeneratif yang bisa menyebabkan kerusakan pada tulang rawan, sendi dan tulang didekatnya.

Daerah Serang

Pegal dan linu bisa menyerang daerah leher, punggung, lengan, kaki, pundak dan hampir semua bagian tubuh bisa terkena pegal dan linu. Hal ini membuat seseorang tidak nyaman beraktivitas sehari-hari.

BAGAIMANA BISA TERJADI PEGAL DAN LINU?

Pegal dan linu pada umumnya dikarenakan adanya ketegangan pada otot. Hal itu membuat cedera pada otot atau tendon. Ketegangan pada otot bisa berasal dari beberapa macam, misalnya olahraga berlebihan atau beraktivitas berat, pegal-pegal juga bisa disebabkan terlalu banyak duduk di kantor atau bekerja terlalu lama di depan komputer dan terlalu lama beraktivitas di ruangan ber-AC. Hal ini membuat pergerakan tubuh menjadi statis dan terbatas, sehingga memudahkan terjadinya pegal dan linu di beberapa titik bagian tubuh. Sebagai kesimpulannya, ini adalah beberapa faktor penyebab pegal dan linu:

  1. Adanya penumpukan asam laktat di otot
  2. Ketidakseimbangan mineral (kalsium, kalium, magnesium dan natrium) yang mengontrol antara kontraksi dan relaksasi
  3. Pengobatan tertentu yang bersifat diuretik
  4. Kurangnya fleksibilitas tubuh
  5. Salah posisi tubuh saat mengangkat beban atau duduk yang mengganggu otot atau sendi di tubuh
  6. Ada kemungkinan akibat dehidrasi

Mengapa bisa terjadi kram otot?

Untuk mengatasi masalah pegal dan linu biasanya istirahat yang cukup, namun terkadang hasilnya tidak maksimal. Pegal dan linu membutuhkan perawatan khusus, yaitu dengan mengoleskan salep ZEROPAIN dengan tujuan mengurangi rasa nyeri. Untuk pegal dan linu yang sudah parah, baiknya berkonsultasi dengan dokter.

BEBAS AKTIVITAS DENGAN ZEROPAIN

Apa itu pegal dan linu?

ZEROPAIN adalah gel hangat yang cepat meredakan:

  • Nyeri punggung di sekitar punggung bawah dan sakit leher
  • Nyeri otot seperti nyeri bahu, nyeri lengan, nyeri pinggul dan nyeri pada kaki.
  • Nyeri sendi seperti rematik pada bahu, sikut, pergelangan tangan, jari-jari, pinggul, lutut dan pergelangan kaki.
  • Nyeri akibat cedera saat berolahraga seperti cedera pada ligamen dan kram otot, keseleo, memar, terkilir.

ZEROPAIN bekerja efektif, tidak lengket dan hangatnya lebih lama, sehingga Anda bisa tetap beraktivitas bebas gangguan nyeri otot dan cedera.

TIPS CEGAH KRAM atau CEDERA OTOT

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kram otot:

  1. Lakukan Pemanasan
    Langkah pertama untuk mencegah kram adalah dengan melakukan pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan diperlukan untuk mempersiapkan tubuh sebelum melakukan latihan utama. Luangkan waktu 7-10 menit untuk melakukan pemanasan dan peregangan. Dengan pemanasan yang baik maka aliran darah akan lancar, tubuh siap untuk melakukan latihan dan terhindar dari kram otot.
  2. Cegah Dehidrasi
    Dehidrasi sangat rentan terhadap kram otot. Selain membuat otot jauh lebih rentan terhadap kram, dehidrasi memiliki efek besar pada kinerja dan fungsi lain dalam tubuh. Kebanyakan orang tidak minum air yang cukup sebelum latihan sehingga sering mengalami kram otot. Solusinya, minumlah air yang cukup sebelum latihan.
  3. Cegah Overheating
    Dehidrasi akan menyebabkan tubuh dan jaringan otot panas lebih cepat. Kombinasi dari dehidrasi dan suhu tubuh yang meningkat dapat memicu terjadinya kram otot. Salah satu cara untuk mencegah kram otot akibat overheating adalah dengan minum air yang cukup sebelum dan di sela-sela latihan.
  4. Cukupi Kebutuhan Natrium
    Natrium (biasa didapat dari garam maupun makanan kaya natrium lainnya), adalah salah satu elektrolit yang berguna untuk tubuh. Elektrolit ini berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Kurangnya kadar natrium tubuh berkaitan erat dengan penyebab terjadinya kram otot. Mengonsumsi minuman yang mengandung protein, karbohidrat, dan elektrolit yang cukup, dapat membantu mencegah terjadinya kram otot.
  5. Cukupi Kebutuhan Potasium
    Potasium merupakan jenis elektrolit lainnya yang dapat hilang bersama dengan keringat. Berkurangnya kadar potasium dalam tubuh juga berkaitan erat dengan terjadinya kram otot. Sumber potasium antara lain, ubi, kentang, pisang, wortel, berbagai jenis ikan, dan masih banyak lagi.
  6. Cukupi Kebutuhan Magnesium
    Magnesium juga merupakan salah satu dari elektrolit yang dapat membantu mengurangi kram. Sumber magnesium antara lain, labu, kacang-kacangan, quinoa, oat bran, dan masih banyak lagi.
  7. Cukupi Kebutuhan Kalsium
    Kalsium merupakan mineral penting yang berperan untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Kalsium juga memainkan peran langsung dalam kontraksi otot saat latihan. Kekurangan kalsium dapat mempengaruhi kinerja otot, dan dapat meningkatkan risiko kram.
Konimex Store